Apel
hari Bhakti Pelayanan ke 31 RSUD Wates
pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2014 sebagai inspektur upacara Direktur RSUD
Wates dr. Lies Indriyati, Sp.A bertempat di halaman RSUD Wates, dalam
kesempatan tersebut Direktur mengajak kepada semua karyawan / karyawati RSUD
Wates untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengucapkan terima kasih atas peran serta
seluruh karyawan RSUD Wates sehingga RSUD Wates memperoleh berbagai prestasi
yang sangat memuaskan, diantaranya sebagai
Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi 4 tahun berturut-turut tingkat Propinsi DIY
tahun 2013, Juara I Pawai Putri 3 tahun berturut-turut HUT Kemerdekaan RI,
Juara I Kulon Progo Expo 2013, tahun 2014 RSUD Wates masuk dalam 33 besar
Kategori “Pelayanan Rawat Inap Tanpa Kelas Bagi Pasien Gakin pada RSUD Wates; yang diselenggarakan oleh
Kementerian PANRB dalam hal Kopetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2014.
Dalam kesempatan tersebut Direktur juga memberikan kenang-kenangan kepada Karyawan/wati yang sudah purna tugas dan mutasi ke SKPD lain.
Dalam rangka menyambut hari Bhakti Pelayanan Kesehatan RSUD Wates dengan mengambil tema “ Berbagi kepada sesama”. Diselenggarakan beberapa kegiatan yang diharapkan dapat lebih mendekatkan diri dengan masyarakat serta mempererat hubungan antar karyawan/wati di lingkungan RSUD Wates.
Adapun kegiatan dimaksud adalah sebagai berikut :
1. Pada tanggal 23 Februari Bedah Rumah tempat Ibu Kusirah di Kembang Jatimulyo Girimulyo
2. Lomba service excellent integrated program antar unit dengan hasil sebagai berikut :
- Pelayanan Langsung Terservice Excellent : RI Flamboyan, RI Anggrek
- Pelayanan Penunjang Terservice Excelent : Inst. Farmasi, Pendaftaran Rawat Jalan
- Manajemen Terservice Excelent : Bidang Keperawatan dan Kebidanan, Sub Bag Kepegawaian.
3. Bedah Rumah Karyawan RS yang direncanakan pada bulan Maret 2014.
4. Sunatan Masal direncanakan pada liburan anak sekolah.
Diakhir sambutannya Direktur mengajak kepada semua karyawan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakt Kulon Progo dan sekitarnya.
Dilanjutkan dengan pembagian cindera mata secara simbolik kepada Pasien RI maupun RJ yang periksa pada tanggal 26 Februari 2014, dr’ Lies juga minta pendapat dengan pasien BPJS yang seharusnya di rawat di kelas III tetapi bisa dirawat kelas I dengan pasien tidak dipungut biaya (Gratis) Keluarga pasien Ny. Sarijem mengungkapkan secra pribadi bahwa mereka merasa puas dan berterima kasih atas pelayanan yang diberikan kepada keluarganya, dengan tidak membeda – bedakan pasien BPJS dan pasien umum. (bdsaja -2722014)
Source: